Saat Anda mencetak dtf, akan ada garis putih yang keluar. Ada beberapa alasan seperti di bawah ini:
1. Masalah Kalibrasi Printer (Paling Umum)
Ketidaksejajaran Kepala Cetak (Offset Dua Arah)
Lapisan dasar putih dan lapisan warna dicetak berlawanan arah. Jika kalibrasi dua arah printer tidak aktif, tinta putih akan bergeser relatif terhadap lapisan warna, sehingga menimbulkan batas putih yang terlihat di satu sisi.
Ketidakselarasan Head-to-Head
Jika printer Anda menggunakan kepala cetak terpisah untuk tinta putih dan warna, setiap offset mekanis di antara keduanya akan menyebabkan garis putih.
Kalibrasi Umpan/Pitch Salah
Jumlah pengumpanan kertas (jarak langkah) tidak sesuai dengan resolusi cetak, menyebabkan tinta putih muncul di luar area berwarna.
2. Perangkat Lunak & Pengaturan RIP
Pengaturan Overprint (Tersedak / Menyebar).
Beberapa perangkat lunak RIP memungkinkan Anda mengecilkan (mencekik) atau memperluas (menyebarkan) lapisan putih. Menetapkan nilai ini terlalu tinggi akan menciptakan garis putih yang disengaja atau tidak disengaja.
Bagian Bawah Putih Tidak Cocok dengan Lapisan Warna
Lapisan putih diatur ke ukuran yang lebih besar daripada lapisan warna (misalnya, nilai "Putih Perluas" > 0).
Anti-Aliasing atau Berbulu
Pengaturan RIP yang memperhalus tepian dapat menyebabkan piksel putih luntur di luar area warna yang diinginkan.
Profil ICC atau LUT salah
Profil warna yang salah dapat menyebabkan printer salah menempatkan tinta putih dibandingkan gambar berwarna.
3. Masalah Perangkat Keras & Mekanik
Strip Encoder / Skala Linier Kotor atau Rusak
Debu atau goresan pada strip encoder menyebabkan posisi kepala tidak akurat, menyebabkan lapisan putih dan warna salah didaftarkan.
Timing Belt Aus atau Longgar
Sabuk yang longgar menimbulkan reaksi balik, menyebabkan posisi pencetakan tidak konsisten.
Tekanan Pelat / Vakum Tidak Merata
Jika film tidak rata karena vakum yang lemah atau pelat melengkung, film dapat bergeser selama pencetakan.
Roda Gigi/Motor Stepper Rusak atau Aus
Kemajuan film yang tidak konsisten menyebabkan garis melintang dan perpindahan tepi putih.
4. Permasalahan Listrik Statis
Lingkungan Kering (Kelembaban Rendah)
Penumpukan listrik statis menyebabkan tetesan tinta menyimpang di tengah penerbangan, menyebarkan tinta putih ke luar area yang diinginkan.
Solusi: Pertahankan kelembapan antara 50%–75%.
Landasan Film yang Tidak Tepat
Film non-anti-statis atau kurangnya peralatan pelepasan listrik statis memungkinkan listrik statis mempengaruhi penempatan tinta.
5. Isu Terkait Media/Film
Film DTF Berkualitas Buruk atau Tidak Kompatibel
Beberapa film memiliki lapisan yang tidak rata atau daya serap yang tidak tepat sehingga menyebabkan tinta menyebar.
Film Kusut atau Pemuatannya Buruk
Bahkan kerutan kecil pun menyebabkan kesalahan penempatan tinta putih.
Film Tidak Disalurkan Lurus
Jika film memasuki printer secara miring, lapisan putih dan warna akan saling bergeser.
6. Tinggi Kepala Cetak
Celah Kepala Terlalu Tinggi
Ketinggian standar adalah 1,5–2,0 mm di atas film. Jika terlalu tinggi, tetesan tinta akan mendarat dengan kurang akurat, sehingga menciptakan lingkaran cahaya putih kabur.
Celah Kepala Terlalu Rendah
Kepala dapat menggores film, menyebabkan getaran dan tinta putih salah penempatan.
7. Masalah Tinta & Suhu
Sirkulasi Tinta Putih Salah (untuk sistem tinta putih)
Sirkulasi yang buruk mempengaruhi kekentalan tinta putih dan pembentukan tetesan.
Suhu Cetak Salah
Viskositas tinta berubah seiring suhu. Terlalu rendah → penempatan titik buruk; terlalu tinggi → tinta menyebar.
8. Masalah File Desain
Seni Non-Vektor dengan Tepian yang Tidak Bersih
Gambar raster resolusi rendah dengan tepi lembut (anti-aliasing) akan dicetak dengan lingkaran cahaya putih samar.
Transparansi yang Tumpang Tindih dalam Desain
Elemen grafis dengan transparansi dapat menyebabkan perangkat lunak RIP menghasilkan tepi bawah berwarna putih yang tidak diinginkan.
| Menyebabkan | Kemungkinan Solusi |
|---|---|
| Ketidaksejajaran kepala cetak | Jalankan kalibrasi dua arah |
| Tersedak/spread terlalu tinggi | Mengurangi nilai spread menjadi 0 atau negatif (tersedak) |
| Listrik statis | Tambahkan pelembab udara dan penghilang statis |
| Strip encoder kotor | Bersihkan dengan kain tidak berbulu dan air suling |
| Celah kepala terlalu tinggi | Turunkan menjadi 1,5–2,0 mm |
| Film berkualitas buruk | Beralih ke film DTF premium |